
Komponen utama sistem komunikasi atau sistem telekomunikasi adalah pemancar, penerima dan media transmisi. Pemancar mengirimkan sinyal informasi melalui suatu media yang kemudian diterima oleh penerima. Pada sistem komunikais modern sinyal informasi umumnya dimodulasi dahulu sebelum dipancarkan melalui suatu kanal yang tersedia. Komunikasi antar perangkat telekomunikasi dapat dilakukan apabila antar perangkat memahami “aturan dan bahasa” yang dipergunakan. Sama halnya kalo kita berkomunikasi langsung denagn orang asing yang tidak memahami bahasa kita maka yang terjadi adalah penggunaan bahasa isyarat yang dipahami kedua orang yang berkomunikasi tersebut.
Perkembangan teknologi komunikasi sangat pesat. dalam bidang pertelevisian, perkembangan sistem televisi digital perlahan-lahan akan menggantikan sistem televisi analog. Di negara- negara maju sistem televisi digital sudah diterapkan secara luas sejak lama. Di indonesia era televisi digital baru saja dimulai. Perkembangan teknologi telepon lebih mencengangkan lagi. Sistem komunikasi telepon bergerak atau sistem komunikasi seluler, atau sistem komunikasi tanpa kabel mendominasi perkembangan bidang ini. Penetrasi telepon seluler sangat tinggi dan luas sampai daerah-daerah terpencil. Perkembangan teknologi sistem seluler memang sangat pesat. Belum genap teknologi 3G diterapkan di semua daerah, sudah muncul generai 3.G HSDPA dan sebentar lagi akan muncul 4G. Komunikasi dengan kecepatan tinggi dan bandwidth yang besar memang seakan akan berlomba dengan berbagai macam aplikasi komunikasi yang membutuhkan throughput besar seperti layanan video streaming pada sistem seluler.
Perkembangan teknologi komunikasi data juga sangat pesat. Internet sudah menjangkau berbagai pelosok. Perilaku komunikasi antar masyarakatpun mulai bergeser. Lalu lintas data di internet semakin lama semakin besar. Aplikasinya pun tidak semata hanya teks tapi sudah melayani voice dan video. Komunikasi murah lewat internet memang sangat menjanjikan untuk di kembangkan layanan voip yang menyediakan layanan percakapan dan video call yang murah tidak seharusnya menjadi ancaman bagai berbagai operator telekomunikasi fixed line maupun seluler. Layanan murah telepon tidak akan mematikan operator telekomunikasi karena seperti kita liat sekarang bahwa telah ada pergeseran prioritas layanan oleh para operator. layanan internet sekarang cukup diperhitungkan oelh berbagai operator telekomunikasi, dan akan menjadi layanan utama seiring perkembangan teknologi internet.
Dibalik itu semua, pengembangan teknologi perangkat, teknologi jaringan dan berbagai teknologi pendukung lainnya menjadi bidang yang sangat menjanjikan. Akankah kita akan ambil bagian pada bagian vital ini? ataukah kita hanya akan menjadi penonton, menjadi konsumen yang setia dan menjadi operator pelayanan telekomukasi tanpa sedikitpun ambil bagian dalam pengembangan perangkat telekomunikasi dan iovasi teknologinya. Memang sangat menyenangkan mengurusi aliran dana triliunan rupiah tanpa usaha untuk mengembangkan perangkat sendiri. Alasan klasik biaya riset perangkat yang mahal dan tidak adanya industri manufaktur elektronik pendukunganya membuat perusahaan telekomunikasi di indonesia semakin tenggelam dalam arus teknologi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar